Laman

Get your Money

Tampilkan postingan dengan label Debian 13 trixie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian 13 trixie. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Januari 2026

Install Q4OS Andromeda berbasis Debian 13 < Trixie >


👉 link info q4os andromeda 

👉 link download image q4os andromeda disini

👉 info Keren lainnya disini

👉 link membuat bootable usb flashdisk disini

👉 untuk pengguna windows link membuat bootable menggunakan rufus




Q4OS Andromeda didasarkan pada Debian Trixie 13.1 dan Plasma 6.3.6, opsional Trinity 14.1.5 lingkungan desktop, dan segera tersedia untuk 64bit / x 64 komputer. Versi ARM64 juga direncanakan untuk nanti. Menurut Debian hulu, edisi 32-bit/i386 Andromeda tidak akan tersedia. Namun, kami sarankan menggunakan Q4OS-5 Aquarius untuk sistem i386 yang lebih tua. Kami akan terus menawarkan tiga tahun dukungan untuk versi 32-bit Aquarius hingga Juni 2028.

Fitur Baru di Q4OS 6.1 Andromeda

Versi 6.1 hadir sebagai versi stabil baru dengan dukungan jangka panjang (LTS). Versi ini berbasis Debian 13 'Trixie', yang menyelaraskannya dengan ekosistem paket terbaru dan kekokohan yang menjadi ciri khas Debian dalam siklus stabil.

Di bagian grafis, Q4OS 6.1 menawarkan dua pilihan desktop: KDE Plasma 6.3.6 dan Trinity Desktop Environment (TDE) 14.1.5. Edisi Plasma mengadopsi tampilan 'standar' dari proyek KDE, tanpa kustomisasi yang mengganggu, bagi mereka yang lebih menyukai pengalaman seperti yang dimaksudkan oleh pengembangnya.










Classic install









Language = english









Country = other









Continent or Region = asia









Country = indonesia









Country local setting = <enter>









Keymap = <enter>









Waiting the process...










Setup user and passwords

Full name for the new user= isi nama akun <continue>









Chooce password = isi pasword minimal 4 karakter <continue>









Re-enter password to veryfy = ulangi password yg sudah dibuat <continue>









Select a city in your time zone = isi sesuai daerah masing masing  <enter>

Waiting the process...









Partition Disk = bagian yg perlu diperhatikan










Partition Methode=

Pilih > Guided - use entrie disk = jika semua isi hardisk untuk satu operating sistem saja

Pilih >Manual - jika isi hardisk akan digunakan beberapa partisi misal ada partisi windows dan partisi linux.

Disini anda harus sedikit memiliki pengetahuan cara menggunakan aplikasi untuk partisi hardisk dan sebelum akan instalasi OS sebaiknya membuat partisi terlebih dahulu.

Jika pc anda ingin dual boot linux OS dan Windows OS, sebaiknya anda install windows terlebih dahulu kemudian install linux, caranya setelah selesai instalasi windows anda harus install aplikasi partisi seperti, minitool partition wizard atau  easeUS Partition Master Free untuk detil pembahasanya kita akan bahas di artikel tersendiri.

lanjut ke bahasan artikel ini partition methode > guided - use entrie disk= Manual










Terbaca pada kasus gambar diatas yaitu ada 3 hardisk yang diberi istilah 

(sda) J Micron Generic 500GB, hardisk ini adalah File data 

(sdb) ATA Eyota 128GB 

(sdc) Sandisk cruzer blade adalah USB flashdisk installer Q4OS


Partisi yang akan digunakan adalah 

(sdb) #5 dengan file format Ext4

Ext4 Extended File sistem adalah sistem berkas (filesystem) jurnal modern yang menjadi standar dan default pada umumnya distribusi Linux yang digunakan.

(sdb) #6 sebagai Swap file 

Swap file adalah membuat partisi di hard disk (HDD/SSD) yang di fungsikan sebagai memori virtual tambahan saat RAM fisik penuh, memindahkan data yang jarang digunakan dari RAM ke swap agar sistem tetap berjalan stabil dan responsif, meskipun dengan kecepatan lebih lambat karena lebih lambat dari RAM


Finish partitioning and write changes to disk <enter>

Partition Disks ... write the change to disk? <yes> <enter>










Waiting the process... 

sampai selesai instalasi dan restart










grub booting










Tampilan pertama Q4OS Andromeda

masukan nama akun dan password yang sudah di buat diawal proses instalasi.

bersambung...

Sabtu, 03 Januari 2026

Install Virtualbox Debian Trixie Q4OS Distro

👉 info website virtualbox disini

👉 info lainya click disini





















Menginstal VirtualBox di Debian Trixie (Debian 13/Testing) sedikit berbeda karena saat ini Trixie masih dalam tahap pengembangan. Repositori resmi VirtualBox biasanya memerlukan waktu untuk menyediakan paket khusus bagi versi Debian terbaru.


Berikut adalah langkah-langkah paling aman dan efektif untuk melakukannya:
1. Update Sistem Anda

Sebelum memulai, pastikan sistem Debian Anda sudah yang paling mutakhir.
Bash

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

2. Tambahkan Repositori VirtualBox

Karena Trixie adalah penerus Bookworm, kita akan menggunakan repositori resmi Oracle. Jika paket khusus "trixie" belum tersedia di server Oracle, kita bisa menggunakan versi "bookworm" yang biasanya tetap kompatibel.

Pertama, unduh dan tambahkan kunci GPG resmi Oracle:
Bash

wget -O- https://www.virtualbox.org/download/oracle_vbox_2016.asc | sudo gpg --dearmor --yes -o /usr/share/keyrings/oracle-vinbox-2016.gpg


Kemudian, tambahkan baris repositori ke sistem Anda:
Bash

echo "deb [arch=amd64 signed-by=/usr/share/keyrings/oracle-vinbox-2016.gpg] https://download.virtualbox.org/virtualbox/debian bookworm contrib" | sudo tee /etc/list.d/virtualbox.list

3. Instal Kernel Headers dan Build Tools

VirtualBox perlu membangun modul kernel agar bisa berjalan. Anda harus menginstal header kernel yang sesuai dengan versi Debian Trixie Anda.
Bash

sudo apt update sudo apt install linux-headers-$(uname -r) build-essential dkms

4. Instal VirtualBox

Sekarang, Anda bisa menginstal versi terbaru (saat ini VirtualBox 7.0 atau 7.1).
Bash

sudo apt update sudo apt install virtualbox-7.0

5. Tambahkan User ke Grup VirtualBox

Agar akun pengguna Anda bisa mengakses perangkat USB dan fitur lainnya di dalam mesin virtual, tambahkan user Anda ke grup vboxusers.
Bash

sudo usermod -aG vboxusers $USER


Catatan: Anda perlu logout dan login kembali agar perubahan grup ini aktif.
Tips Tambahan: Extension Pack

Untuk fitur seperti USB 2.0/3.0, Remote Desktop (VRDP), dan enkripsi disk, Anda sebaiknya menginstal Extension Pack:

Unduh dari situs resmi VirtualBox.


Buka VirtualBox -> File -> Tools -> Extension Pack Manager.


Klik Install dan pilih file yang baru diunduh.
Troubleshooting di Debian Trixie

Jika terjadi error saat instalasi (karena masalah dependensi paket yang terlalu baru di Trixie), Anda memiliki dua alternatif:

Gunakan VirtualBox dari repositori "Fast Track": Debian menyediakan beberapa paket melalui jalur fasttrack.


Gunakan KVM/QEMU (Virt-Manager): Ini adalah alternatif native Linux yang seringkali lebih stabil dan berperforma lebih baik di Debian Testing dibandingkan VirtualBox.

Apakah Anda ingin saya buatkan panduan cara menggunakan Virt-Manager sebagai alternatif VirtualBox di Debian?



Problem :

Notice: Skipping acquire of configured file 'main/binary-i386/Packages' as repository 'http://q4os.org/qexarepo/vboxadds trixie-vboxadds-cn InRelease' doesn't support architecture 'i386'
Package virtualbox-7.0 is not available, but is referred to by another package.
This may mean that the package is missing, has been obsoleted, or
is only available from another source



Solving :

Pesan error yang Anda temui terjadi karena dua alasan utama:

Arsitektur i386: Repositori VirtualBox pihak ketiga yang Anda gunakan tidak mendukung arsitektur 32-bit (i386), sedangkan sistem Debian Anda mencoba menarik data untuk arsitektur tersebut.


Nama Paket: Di Debian Trixie (Testing), paket virtualbox-7.0 sering kali tidak tersedia langsung di repositori standar karena masalah lisensi dan dependensi kernel.

Berikut adalah langkah-langkah untuk memperbaiki error tersebut dan menginstal VirtualBox dengan benar:





1. Hapus Repositori yang Error

Pertama, kita bersihkan konfigurasi repositori Q4OS yang menyebabkan peringatan i386.

Bash

sudo rm /etc/apt/sources.list.d/virtualbox.list # Atau hapus file list yang merujuk ke q4os jika namanya berbeda

2. Gunakan Repositori Resmi dengan Flag [arch=amd64]

Agar sistem tidak mencari paket 32-bit (i386), kita harus mengunci repositori ke 64-bit (amd64).

Tambahkan Kunci GPG:

Bash

wget -O- https://www.virtualbox.org/download/oracle_vbox_2016.asc | sudo gpg --dearmor --yes -o /usr/share/keyrings/oracle-vbox-2016.gpg


Tambahkan Repositori (Menggunakan versi Trixie/Bookworm): Gunakan perintah ini untuk memaksa arsitektur amd64:

Bash

echo "deb [arch=amd64 signed-by=/usr/share/keyrings/oracle-vbox-2016.gpg] https://download.virtualbox.org/virtualbox/debian trixie contrib" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/virtualbox.list


Catatan: Jika "trixie" belum tersedia di server Oracle, ganti kata trixie di atas menjadi bookworm.

3. Update dan Instal Versi Terbaru

Saat ini, versi terbaru di repositori Oracle adalah 7.1 atau 7.0. Coba instal versi 7.1 terlebih dahulu:
Bash

sudo apt update sudo apt install virtualbox-7.1


Jika virtualbox-7.1 tidak ditemukan, gunakan virtualbox-7.0.


4. Solusi Jika Masih "Package Not Found"

Debian Trixie adalah versi Testing. Kadang Oracle belum memperbarui repositori mereka untuk Trixie. Solusi paling ampuh adalah mengunduh file .deb secara manual:

Buka Halaman Download VirtualBox.


Cari bagian Debian 12 (Bookworm biasanya kompatibel dengan Trixie).


Unduh file .deb untuk AMD64.


Instal menggunakan apt (agar dependensi ikut terinstal):

Bash

sudo apt install ./nama-file-virtualbox.deb


5. Penting: Modul Kernel

Setelah instalasi, Anda wajib menginstal header kernel agar VirtualBox bisa berjalan:
Bash

sudo apt install linux-headers-$(uname -r) dkms sudo /sbin/vboxconfig


Tips Keamanan: Jika Anda menggunakan Secure Boot, modul VirtualBox tidak akan jalan kecuali Anda menandatanganinya (signing) atau mematikan Secure Boot di BIOS.




Problem :

System is running in Secure Boot mode, however your distribution does not provide tools for automatic generation of keys needed for modules signing. Please consider to generate and enroll them manually:

sudo mkdir -p /var/lib/shim-signed/mok

sudo openssl req -nodes -new -x509 -newkey rsa:2048 -outform DER -addext "extendedKeyUsage=codeSigning" -k

eyout /var/lib/shim-signed/mok/MOK.priv -out /var/lib/shim-signed/mok/MOK.der

sudo mokutil --import /var/lib/shim-signed/mok/MOK.der

sudo reboot

Restart "rcvboxdrv setup" after system is rebooted

There were problems setting up VirtualBox. To re-start the set-up process, run

/sbin/vboxconfig

as root. If your system is using EFI Secure Boot you may need to sign the kernel modules (vboxdrv, vboxnetflt, vboxnetadp, vboxpci) before you can load them. 
Please see your Linux system's documentation for more information.


Solving :

Masalah ini terjadi karena Secure Boot di komputer Anda aktif. Secure Boot hanya mengizinkan modul kernel yang memiliki "tanda tangan" digital resmi untuk berjalan. Karena VirtualBox menginstal modulnya sendiri, sistem menolaknya kecuali Anda mendaftarkan kunci keamanan Anda sendiri (MOK - Machine Owner Key).

Jangan khawatir, pesan error tersebut sebenarnya sudah memberikan instruksi yang hampir lengkap. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menyelesaikannya:

Langkah 1: Membuat Kunci Keamanan (MOK)

Jalankan perintah berikut satu per satu di terminal untuk membuat folder dan sertifikat keamanan:
Bash

sudo mkdir -p /var/lib/shim-signed/mok sudo openssl req -nodes -new -x509 -newkey rsa:2048 -outform DER -addext "extendedKeyUsage=codeSigning" -keyout /var/lib/shim-signed/mok/MOK.priv -out /var/lib/shim-signed/mok/MOK.der


Saat menjalankan perintah open ssl, Anda akan diminta mengisi data (Negara, Organisasi, dll). Anda bisa mengosongkannya dengan menekan Enter terus-menerus.

Langkah 2: Mendaftarkan Kunci ke Sistem

Sekarang, masukkan kunci tersebut ke dalam daftar antrean Secure Boot:

Bash

sudo mokutil --import /var/lib/shim-signed/mok/MOK.der


PENTING: Anda akan diminta membuat password baru (bebas, minimal 8 karakter). Password ini hanya akan digunakan sekali saat restart nanti. Catat atau ingat password ini.

Langkah 3: Restart dan Pendaftaran (MOK Manager)

Setelah perintah di atas, restart komputer Anda:

Bash

sudo reboot

Saat komputer menyala kembali, Anda tidak akan langsung masuk ke Debian, melainkan ke layar biru bertuliskan "Perform MOK management". 

Ikuti langkah ini dengan cepat (karena ada timer):

Pilih Enroll MOK.


Pilih Continue.


Pilih Yes.


Masukkan Password yang Anda buat di Langkah 2 tadi.


Pilih Reboot.

Langkah 4: Menandatangani Modul VirtualBox

Setelah kembali masuk ke Debian Trixie, Anda perlu menandatangani driver VirtualBox menggunakan kunci yang sudah dibuat. Gunakan skrip otomatis berikut:

Bash

sudo /usr/lib/virtualbox/nm_vbox_sign_kernels --with-generated-key


Jika perintah di atas tidak ditemukan, jalankan perintah manual ini untuk memicu konfigurasi ulang:

Bash

sudo /sbin/vboxconfig


Cara Alternatif (Jika Langkah di Atas Terlalu Rumit)

Jika Anda tidak membutuhkan fitur keamanan ekstra dari Secure Boot, cara termudah adalah:

Masuk ke BIOS/UEFI komputer Anda (biasanya tekan F2, F12, atau Del saat baru menyala).

Cari menu Authentication atau Boot.

Ubah Secure Boot dari Enabled menjadi Disabled.

Simpan dan Restart. Setelah itu, jalankan sudo /sbin/vboxconfig.


Setelah langkah langkah diatas berhasil, VirtualBox seharusnya sudah bisa dibuka dan digunakan.

Jumat, 02 Januari 2026

Install wine on Debian 13 Trixie

👉 Referensi install wine linknya disini

👉 Referensi lainnya click disini



Menginstal Wine di Debian 13 (Trixie) memerlukan ketelitian karena Trixie saat ini berstatus sebagai cabang testing. Karena Wine melibatkan eksekusi aplikasi Windows (biasanya 32-bit) pada sistem Linux (biasanya 64-bit), langkah krusialnya adalah mengaktifkan arsitektur multi-arch.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang paling akurat untuk menginstal Wine dari repositori resmi WineHQ.

Langkah 1: Aktifkan Dukungan 32-bit

Sistem Debian 64-bit memerlukan dukungan arsitektur i386 agar Wine bisa menjalankan aplikasi Windows 32-bit dengan stabil.

  1. Buka terminal.

  2. Jalankan perintah berikut:

    Bash
    sudo dpkg --add-architecture i386
    

Langkah 2: Tambahkan Repositori WineHQ

Kita akan menggunakan repositori resmi dari WineHQ karena versinya jauh lebih baru dibandingkan repositori bawaan Debian.

  1. Buat folder untuk kunci keamanan:

    Bash
    sudo mkdir -pm 755 /etc/apt/keyrings
    
  2. Unduh kunci GPG WineHQ:

    Bash
    sudo wget -O /etc/apt/keyrings/winehq-archive.key https://dl.winehq.org/wine-builds/winehq.key
    
  3. Tambahkan sumber repositori untuk Debian Trixie:

    Bash
    sudo wget -NP /etc/apt/sources.list.d/ https://dl.winehq.org/wine-builds/debian/dists/trixie/winehq-trixie.sources
    

Langkah 3: Update Paket Data

Perbarui daftar paket sistem Anda agar mengenali repositori yang baru ditambahkan.

Bash
sudo apt update

Langkah 4: Instalasi Wine

Ada tiga versi Wine yang bisa Anda pilih. Untuk pengguna umum di Debian Trixie, disarankan menggunakan versi Stable atau Staging.

  • WineHQ Stable (Disarankan untuk stabilitas):

    Bash
    sudo apt install --install-recommends winehq-stable
    
  • WineHQ Staging (Fitur lebih baru, cocok untuk gaming):

    Bash
    sudo apt install --install-recommends winehq-staging
    

Langkah 5: Verifikasi Instalasi

Setelah proses selesai, cek apakah Wine sudah terpasang dengan benar:

Bash
wine --version

Langkah 6: Konfigurasi Awal (Penting)

Sebelum menjalankan aplikasi, Anda perlu menginisialisasi prefix Wine.

  1. Jalankan perintah:

    Bash
    winecfg
    
  2. Jendela konfigurasi akan muncul. Wine biasanya akan meminta Anda menginstal Wine Mono dan Wine Gecko.

  3. Klik "Install" pada setiap jendela pop-up yang muncul. Ini penting agar aplikasi .NET dan fungsi web di dalam Wine berjalan lancar.


Lanjut ke tahap penyempurnaan. Menginstal Wine saja terkadang belum cukup untuk menjalankan aplikasi atau game Windows yang kompleks. Anda memerlukan alat pendukung untuk menginstal komponen tambahan seperti font, DirectX, atau .NET Framework.

Berikut adalah langkah-langkah pasca-instalasi yang sangat direkomendasikan untuk pengguna Debian Trixie:


Langkah 7: install Winetricks

Winetricks adalah skrip pembantu yang sangat penting untuk mengunduh dan menginstal pustaka (DLL) Windows yang diperlukan agar aplikasi tertentu bisa berjalan.

  1. Instal Winetricks via terminal:

    Bash
    sudo apt install winetricks
    
  2. Contoh penggunaan: Jika sebuah aplikasi membutuhkan font Microsoft, Anda cukup menjalankan:

    Bash
    winetricks corefonts
    

Langkah 8: Integrasi Desktop

Agar file .exe bisa langsung diklik dua kali (double-click) dari file manager (Thunar, Dolphin, atau Nautilus):

  1. Klik kanan pada file .exe apa saja.

  2. Pilih "Open With Other Application" (Buka dengan Aplikasi Lain).

  3. Cari dan pilih "Wine Windows Program Loader".

  4. Centang opsi "Always use this application" agar menjadi permanen.

Langkah 9: Mengoptimalkan Grafis (Opsional untuk Gaming)

Jika Anda berencana menggunakan Wine untuk bermain game, Anda sebaiknya menginstal DXVK. DXVK mengubah instruksi DirectX 9/10/11 menjadi Vulkan, yang memberikan peningkatan performa sangat signifikan di Linux.

  1. Instal paket Vulkan terlebih dahulu:

    Bash
    sudo apt install libvulkan1 libvulkan1:i386 mesa-vulkan-drivers mesa-vulkan-drivers:i386
    
  2. Untuk menerapkan DXVK ke dalam Wine prefix, cara termudah adalah menggunakan Winetricks:

    Bash
    winetricks dxvk
    

👉 Penting diketahui!

Mengenal Struktur Folder Wine

Penting untuk mengetahui di mana "Windows virtual" Anda berada. Secara default, Wine membuat folder tersembunyi di direktori Home Anda:

  • Path: ~/.wine/drive_c/

  • Di dalam folder ini, Anda akan menemukan struktur yang mirip dengan Windows asli seperti Program Files, Users, dan Windows.


Cara Menghapus (Uninstall) Aplikasi Windows

Jangan menghapus folder aplikasi secara manual di drive_c. Gunakan uninstaller bawaan Wine agar registri sistem tetap bersih:

  1. Ketik perintah ini di terminal:

    Bash
    wine uninstaller
    
  2. Pilih aplikasi yang ingin dihapus, lalu klik Remove.


Ringkasan Perintah Cepat (Cheatsheet)

PerintahFungsi
wine nama_aplikasi.exeMenjalankan file installer/aplikasi.
winecfgMembuka panel konfigurasi (ganti versi Windows, resolusi, dll).
wineboot -uMelakukan simulasi "reboot" pada Wine prefix jika ada aplikasi macet.
wineserver -kMematikan paksa semua proses Wine yang sedang berjalan.

Troubleshooting Umum di Debian Trixie: 

Karena Trixie adalah rolling release/testing, terkadang ada masalah dependency (ketergantungan paket). Jika saat apt install muncul error "Keep-Held Packages", pastikan sistem Anda sudah dalam keadaan paling mutakhir dengan sudo apt update && sudo apt full-upgrade.

Demikian step by step install wine di atas debian 13 ( trixie ).