Laman

Artikel Lainnya...

Get your Money

Selasa, 04 April 2017

DIY WICS (white Ink Circulation System) tutorial singkat part 1

Kegunaannya adalah untuk menjaga kualitas tinta putih  DTG dalam kondisi baik agar hasil printing tinta putih konstan putihnya dan padat.

 ðŸ‘‰ Butuh Cuan Instan  klik sini ðŸ‘ˆ


(lihat  artikel tentang WIMS /WICS)

Peralatan kerja yang Dibutuhkan ;


Glue gun + glue pasta
gergaji besi
hand drill
cutter blade
solder + timah 0.05 min 1m


Gambaran Konsep DIY Custom WICS




INGIN PUNYA MESIN PRINTER DTG YANG RAMAH DI KANTONG, COCOK UNTUK PENGUSAHA PEMULA, MESIN MURAH TETAP BERKUALITAS?? KENAPA TIDAK HUBUNGIN JASA PERAKITAN MESIN DTG AJA? MASIH RAGU? BISA BAWA UNIT PRINTER SENDIRI, SILAHKAN CEK DISINI




Bahan bahan yang dibutuhkan ;
- Inside diagram :
  1. Ink tank min 400ml
  2. Filter WIMS
  3. Peristaltic pump 6v-12v
  4. Customized Manifold 2 way channel (for base 1390) / 4 way channel (for base r2000)
  5. Dinamo motor blender 6v-12v
  6. Filter udara
  7. Selang silikon 0.4mm min 1m

- plastic/ acrylic for custom blender blade
- one way damper
- printhead damper ink
- selang tinta 0.8mm min 1m
- sambungan selang aquarium min 6 buah
- syring 1m 2 buah
- kabel 2 warna -/+ 1m
- saklar on/off
- adaptor 5v min 1 amp
- universal digital timer programmed



Cara kerjanya :

 Tinta yang berada pada ink tank dialirkan melalui selang silikon lalu masuk pada filter WIMS gunanya menyaring partikel tinta yang menggumpal dan sekaligus menetralisir gumpalan dari serbuk Titanium dioksid dengan bantuan arus hisap pompa peristalistic  searah menuju manifold dan mengisi ruang volume dari manifold. Tinta mengalir pada masing - masing channel menuju damper printhead, sedangkan kuat arus hisapan pompa akan mendorong tinta terbuang melalui arus pembuangan dari manifold dan dialirkan kembali menuju ink tank. Begitu seterusnya dalam jangka waktu tertentu.
 

 ðŸ‘‰ Tips memikat lawan jenis  klik sini ðŸ‘ˆ

 

Eksperimen Aplikasi Selang Tinta 2.2mm

Tinta DTG, Mesin DTG
Selang tinta 2.2 mm
Selang tinta infus dengan diameter 2.2 mm adalah selang tinta infus standar untuk printer merek Epson seri L.
Berbeda dengan selang infus CISS pada umumnya yang berkisar antara diameter 1.8 mm sampe 2.0 mm tergantung pada penggunaan merek dan tipe printer pada umumnya.

Eksperiment berikut ini adalah bagaimana mengaplikasikan selang tinta infus 2.2 mm pada printer dtg dengan printer based Epson R1390 yang sebelumnya menggunakan selang CISS diameter 1.8 mm

Seri Epson L1800 adalah tipe printer A3+ yang ternyata Head print nya sama dengan printer Epson R1390, dari kesamaan tipe Head print, maka eksperiment penggunaan selang tinta infus 2.2 mm diuji cobakan.



 


INGIN PUNYA MESIN PRINTER DTG YANG LOW BUDGET TAPI TETAP BERKUALITAS?? KENAPA TIDAK HUBUNGIN JASA PERAKITAN MESIN DTG AJA? MASIH RAGU? SILAHKAN CEK DISINI




Alasan pemikiran subjektif : 

  • Alasan pertama adalah ; Jenis tinta DTG adalah pigment waterbased. Dengan viskositas nya lebih kental bila dibanding tinta jenis lain. Terutama tinta putih karena mengandung unsur endapan serbuk Tio2 (titanium dioxid) sehingga membutuhkan lubang yang lebih besar untuk mengurai endapan Tio2 agar tetap menyatu dengan cairan tintanya.  

  • Alasan kedua adalah ; bila penggunaan printer DTG dalam volume besar artinya produktifitas printer diatas 12 jam perharinya maka sangatlah relevan penggunaan selang tinta infus 2.2mm. 

  • Alasan ketiga adalah ; fakta mengatakan penggunaan tinta DTG dengan selang infus CISS 1.8 mm dalam jangka waktu tertentu menyebabkan reaksi kimia pada bahan selang. Faktanya kelenturan selang menjadi kaku dan diameter selang akan mengecil. Fakta ini jelas akan sangat merugikan dan akan berpengaruh pada kualitas hasil print dan pada tingkat keausan print head.


Mesin DTG, DIY DTG
Custom DIY WICS + Oneway Damper
Lanjut hasil dari experimen penggunaan selang tinta diameter 2.2mm 

kampus dtg, azst cetak dtg
Direct Injection Sistem + Damper DTG
sebagai keterangan mesin printer yg digunakan adalah : 

  • custom DIY based on epson stylus 1390;
  • custom DIY WICS + oneway damper
  • Jangka waktu kurang lebih 1 bulan dengan rentang waktu produksi rata-rata diatas 12 jam /hari.
  • Tinta yg digunakan untuk CMYK adalah hobby-print dan untuk tinta putih adalah Dupont white.
  • Model pemakaian selang tidak lagi menggunakan damper CISS akan tetapi menggunakan sistem direct injection pada tinta CMYK dan DTG damper pada tinta white.
  • Software Acrorip 7 dengan setting pixel 1440 x 1440 dan 1440 x 720 dpi

Kesimpulan yang didadapat sementara ini adalah :

Hasil memuaskan warna menjadi lebih tebal dan merata terutama pada channel tinta putih menjadi lebih pekat.

Konfigurasi agak sulit di awal karena diameter selang lebih besar maka kemungkinan udara masuk lebih besar pula.

Pengaplikasian DIY direct injection menjadi lebih rumit karena harus memadukan selang dengan sambungan knee dan selang silikon 2.0mm.

Pengaplikasian pada channel DTG damper harus disambung pada selang dengan diameter 1.8mm agar dapat di sambungkan pada dampernya.

Celah udara masuk menjadi semakin tinggi sehingga diperlukan perlakuan khusus pada setiap kali di awal akan melakukan printing, seperti penyedotan pada bagian channel warna dengan syring bila terdapat gelembung udara terutama pada kedua channel tinta putih karena sifatnya tinta putih berat dan mengendap.

Untuk memininalisir celah gelembung udara dapat menggunakan trik penutup dengan stopper roller dipasangkan pada selang capping station saat mesin selesai digunakan.

Demikian sharing info experimen Do It Yourself. 
Dan experiment ini masih berlanjut...

Di ambil dari account Insatgram postingan kampusdtgjogja